Rabu, 20 Mei 2015

Cara Menanam dan Merawat Pohon Jati Yang Baik

Cara Menanam dan Merawat Pohon Jati Yang Baik


Cara Menanam dan Merawat Pohon Jati Yang Baik -
Tanaman Jati atau pohon jati merupakan salah satu tanaman perkebunan yang di tanam dengan tujuan untuk dimanfaatkan kayunya. Jati merupakan tanaman kayu dengan kualitas yang sangat baik dan memiliki harga jual yang sangat tinggi dipasaran. Umumnya kayu jati di manfaatkan untuk bahan baku pembuatan furniture seperti lemari, meja, kursi, alat – alat rumah tangga, dan beberapa juga dimanfaatkan untuk mempercantik tampilan rumah, karena dengan menambahkan unsur kayu pada dinding, lantai, atap atau yang lainnya akan menimbulkan kesan minimalis natural. Selain itu kayu jati juga terkenal sangat kuat dan tahan lama terhadap cuaca maupun serangga/ binatang pemakan kayu seperti rayap dan lain – lain. Inilah mungkin penyebabnya harga kayu jati dipasaran cukup mahal. Walaupun mahal, permintaan kayu jati di pasaran tetap tinggi, hal ini menyebabkan banyak petani perkebunan berlomba – lomba menanam pohon jati di lahan perkebunannya. Oleh sebab itu kita kerap sekali menjumpai pohon yang satu ini.
Walaupun pohon jati merupakan jenis tanaman kayu yang tidak perlu perawatan khusus untuk bisa hidup, namun kita harus tetap memberikan perawatan-perawatan tertentu agar kayu yang di hasilkan memiliki kualitas yang tinggi. Nah sebelum kita mengetahui perawatan apa saja yang harus dilakukan, mari kita coba untuk mengetahui lebih dalam apa itu tanaman jati.

Jati adalah sejenis pohon penghasil kayu bermutu tinggi. Pohon besar, berbatang lurus, dapat tumbuh mencapai tinggi 30-40 m. Berdaun besar, yang luruh di musim kemarau. Jati dapat tumbuh di daerah dengan curah hujan 1 500 – 2 000 mm/tahun dan suhu 27 – 36 °C baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Tempat yang paling baik untuk pertumbuhan jati adalah tanah dengan pH 4.5 – 7 dan tidak dibanjiri dengan air. Jati memiliki daun berbentuk elips yang lebar dan dapat mencapai 30 – 60 cm saat dewasa. Jati memiliki pertumbuhan yang lambat dengan germinasi rendah (biasanya kurang dari 50%) yang membuat proses propagasi secara alami menjadi sulit sehingga tidak cukup untuk menutupi permintaan atas kayu jati. Sumber (http://id.wikipedia.org/wiki/Jati).
Beberapa Varietas Jati yang Unggul di pasaran
No.
Nama Dagang
Produsen
Materi Asal


1
Jati Plus Perhutani (JPP)
PT. Perhutani
Jawa

2
Jati Super
PT. Monfori Nusantara
Thailand

3
Jati Emas
PT. Katama Suryabumi
Birma

4
Jati Unggul
PT. Bumundo, PT. Fitotek
Jawa

5
Jati Kencana
PT. Dafa Teknoagro Mandiri
Jawa Timur

6
JUL
KBP Lamongan
Thailand

Cara Menanam Pohon Jati Emas
  • Membuat lubang galian ukuran 40 cm x 40 cm dengan kedalaman juga 40 cm.
  • Mencampur media tanam yang terdiri dari pupuk SP36 20 gram, dolomit 30 gram dan tanah bekas galian. Campuran media ini penting untuk pertumbuhan akar.
  • Memasukkan campuran pupuk dan tanah ke dalam lubang galian setinggi sepertiga kedalaman lubang galian sambil diberi siraman air dari gembor penyiram.
  • Memasukkan bibit jati emas ke dalam lubang galian dan menyobek polybagnya.
  • Menimbun lubang galian dan memasang anjir penyangga agar tanaman tidak goyang terkena angin.
  • Batang tanaman harus diikat pada palang kayu melintang.
  • Menyiram sambil memadatkan tanah bekas urugan yang ditimbunkan pada bibit.
Cara Merawat Pohon Jati
  • Pembersihan rumput liar di sekitar tanaman.
  • Pembuatan saluran pematusan air hujan agar air tidak menggenang di areal perkebunan.
  • Pruning, yaitu memotong/menghilangkan tunas baru calon cabang yang tumbuh pada batang utama sampai pada ketinggian 6 m. Tujuannya untuk menghilangkan mata kayu.
  • Pemberantasan hama dan penyakit yang menyerang tanaman jati muda.
  • Pemberian pupuk secara berkala.
Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Jati
No.
Hama dan Penyakit
Tanda-tanda Serangan
Akibat yang timbul
Obat
1.
Serangan ulat daun
Daun jati berlubang
Pertumbuhan terhambat
Basudin 50 EC
2.
Serangan kutu putih/wool
Tampak putih pada daun
Pertumbuhan terhambat
Pegasus
3.
Serangan jamur kuning
Bercak kuning pada daun
Daun mengering/coklat
Benlate T20WP
4.

  

 Penyiapan lahan.
a)    Penyiapan lahan untuk tanaman hutan.
-           Pada tanaman di lahan HTR  yang perlu diperhatikan adalah penentuan luas lahan dan jarak tanam serta lamanya produk kayu yang akan dipanen. Karena model yang diharapkan adalah rotasi tanam hutan yang berkelanjutan. Jika akan membutuhkan waktu panen antara 5 s/d 6 tahun maka jarak yang digunakan adalah jarak tanam dapat menggunakan 2,5  X 2.5 meter. Sehingga dalam 1 ha terdapat  1300 pohon. Jika umur panen 7 s/d 8 tahun maka sebaiknya menggunakan jarak tanah 2,5  X 3 meter.
-                       Untuk menata jarak tanam dan arah yang tepat maka dapat dilakukan dengan memberi ajir terlebih dahulu, kemudian digali lobang dengan ukuran 30 cm X 30 cm X 30 cm.
-           Setelah 10 hari sejak penggalian lobang, maka galian tersebut diberi pupuk kandang dan pupuk an organik
-                       Lahan diberikan pupuk hayati Bio P 2000 Z + Phosmit  + 200 liter air dalam 1 ha. Kegunaan pupuk ini  sebagai pembenah tanah, pengelola unsur hara yang ada di alam.
b)   Penyiapan lahan untuk tanaman sela.
-  Selain lahan untuk tanaman hutan, disiapkan pula lahan untuk tanaman sela penanaman.
-   Setelah lahan sudah tersedia dan dalam keadaan siap tanam maka bibit yang sudah disediakan ditanam pada lobang yang telah disiapkan.
-   Gunting separuh daun - daun yang ada pada bibit dan sisakan 2 daun (hal ini dilakukan agar konsentrasi pertumbuhan pada saat tanam ada pada daun baru ).
-   Masukkan bibit dan taruh pupuk tambahan sejajar dengan tajuk daun. Timbun lubang dengan tanah bagian bawah pada saat penggalian awal.
D.  Pemeliharaan
1.      Pendangiran (membersihkan piringan seluas canopy tanaman) dan pembumbunan.
Tiga bulan setelah tanam, piringan seluas canopy didangir, dibersihkan dari gulma/tumbuhan pengganggu lainnya, serta dibumbun. Pendangiran adalah kegiatan penggemburan tanah di sekitar tanaman untuk memperbaiki sifat fisik tanah (drainase tanah), yang dapat memacu pertumbuhan tanaman jati. Pendangiran dilakukan pada umur tanaman jati 3 bulan hingga 4 tahun dan dilakukan 1 - 2 kali dalam setahun
2.      Penyulaman tanaman yang mati atau kerdil.
Selama proses pemeliharaan berlangsung, penyulaman dilakukan untuk mengganti tanaman yang mati atau tidak sehat karena terserang penyakit atau tanaman yang jelek pertumbuhannya (patah, bengkok, dan gundul). Penyulaman dilakukan selama masa awal pemeliharaan yaitu 1 - 2 tahun, frekwensi penyulaman 2 kali setahun
3.      Penyiangan atau pengendalian gulma
Rumput, alang-alang dan gulma harus dikendalikan karena menjadi pesaing tanaman jati dalam memperoleh cahaya matahari, kelembaban dan unsur hara tanah.
Penyiangan gulma dilakukan, baik pada musim kemarau maupun musim hujan. Frekwensi penyiangan minimum 3 - 4 bulan sekali dalam setahun saat tanaman jati berumur 1 - 2 tahun. Selanjutnya penyiangan dilakukan setiap 6 - 12 bulan sekali sampai tanaman dipanen.
4.      Pemupukan tanaman
Tiga bulan setelah ditanam, tanaman jati diberi pupuk NPK (15:15:15) 100gr. Cara pemupukan: tanah seluas canopy didangir dan digemburkan terlebih dahulu (hati-hati jangan terlalu dalam agar tidak mengenai akar), lalu dibuatkan siring melingkar (lebar siring 10 cm dan dalamnya 15 cm) dengan diameter siring tepat diujung canopy atau tepat diujung akar-akar rambut yang akan menyerap pupuk tersebut. Kemudian masukkan pupuk dan selanjutnya siring ditutup kembali dengan tanah dan dilakukan penyiraman.
Pemupukan selanjutnya dilakukan dengan cara yang sama seperti tersebut di atas, pada usia tanaman dan dengan dosis per pohon sebagai berikut:
·   Usia tanaman 6 bulan dengan dosis 100gr NPK
·   Usia tanaman 9 bulan dengan dosis 100gr NPK
·   Usia tanaman 12 bulan dengan dosis 100gr NPK
·   Usia tanaman 24 bulan dengan dosis 100gr NPK dan 50gr Urea
·   Usia tanaman 48 bulan dengan dosis 100gr NPK dan 100gr Urea
5.      Pemangkasan cabang dan Perwiwilan
Pemangkasan cabang adalah kegiatan pembuangan cabang yang tidak diinginkan untuk memperoleh batang bebas cabang sampai ketinggian 6 meter dari tanah. Memangkas atau memotong cabang harus tepat dipangkal batang atau ruas pertama dari tunas air. Untuk menghindari kontak dengan bibit penyakit, luka bekas pemangkasan sebaiknya ditutupi dengan bahan penutup luka seperti ter atau parafin.
6.      Pemangkasan tonggak penyangga
Jika ada tanaman yang tumbuhnya tidak tegak/agak condong atau pertumbuhannya tidak tegar (agak kurus maka perlu diberi penyangga).

7.      Pemberantasan Hama dan Penyakit
Pengendalian hama dan penyakit dilakukan dengan menggunakan alat Hand Sprayer pada dosis/takaran, serta cara yang tepat (dosis/takaran dan caranya dapat dibaca pada kemasan produk obat pestisida yang digunakan). Hama dan penyakit, tanda serangan, akibat yang ditimbulkan serta pestisida pemberantasnya dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
a)      Hama ulat jati (Hyblaea puera & Pyrausta machaeralis) yang menyerang pada awal musim penghujan, yaitu sekitar bulan Nopember – Januari dengaan gejalan daun-daun yang terserang berlubang karena dimakan ulat. Bila jumlah ulat tersebut tidak banyak cukup diambil dan dimatikan. Bila tingkat serangan sudah tinggi, maka perlu dilakukan pengendalian dengan cara penyemprotan menggunakan insektisida.
b)      Hama uret (Phyllophaga sp) yang merupakan larva kumbang, biasanya menyerang pada bulan Februari – April dengan memakan akar tanaman terutama yang masih muda, sehingga tanaman tiba-tiba layu, berhenti tumbuh dan kemudian mati. Jika media dibongkar, akar tanaman terputus/rusak dan dapat dijumpai hama uret. Kerusakan dan kerugian paling besar akibat serangan hama uret terutama terjadi pada tanaman umur 1-2 bulan di lapangan, tanaman menjadi mati. Pencegahan dan pengendalian hama uret dilakukan dengan penambahan insektisida granuler di lubang tanam pada saat penanaman atau pada waktu pencampuran media di persemaian, khususnya pada lokasi-lokasi endemik/rawan hama uret.
c)      Hama Tungau Merah (Akarina), biasanya menyerang pada bulan Juni – Agustus dengan gejala daun berwarna kuning pucat, pertumbuhan bibit terhambat. Hal ini terjadi diakibatkan oleh cairan dari tanaman/terutama pada daun dihisap oleh tungau. Bila diamati secara teliti, di bawah permukaan daun ada tungau berwarna merah cukup banyak (ukuran ± 0,5 mm) dan terdapat benang-benang halus seperti sarang laba-laba. Pengendalian hama tungau dapat dilakukan dengan menggunakan akarisida.
d)     Hama kutu putih/kutu lilin yang bisa menyerang setiap saat pada bagian pucuk (jaringan meristematis). Pucuk daun yang terserang menjadi keriting sehingga tumbuh abnormal dan terdapat kutu berwarna putih berukuran kecil. Langkah awal pengendalian berupa pemisahan bibit yang sakit dengan yang sehat karena bisa menular. Bila batang sudah mengkayu, batang dapat dipotong 0,5 – 1 cm di atas permukaan media; pucuk yang sakit dibuang/dimusnahkan. Jika serangan sudah parah dan dalam skala yang luas maka dapat dilakukan penyemprotan dengan menggunakan akarisida.
e)       Hama lalat putih atau serangga kecil bertubuh lunak, mirip lalat, termasuk dalam ordo Homoptera. Hama ini mencucuk dan mengisap cairan tanaman sehingga menjadi layu, kerdil bahkan mati. Selain itu dapat menularkan virus dari tanaman sakit ke tanaman sehat. Pengendalian hama ini dapat dilakukan secara 1) biologis menggunakan musuh alami berupa predator dan parasitoid, 2) melakukan wiwilan daun dan penjarangan bibit dalam bedengan, 3) penyemprotan larutan campuran insektisida-deterjen sedini mungkin ketika mulai terlihat di persemaian, terutama diarahkan ke permukaan daun bagian bawah, karena serangga ini mengisap cairan dan tinggal pada bagian tersebut, 4) secara mekanis, menggunakan alat penjebak lalat putih (colour trapping) dan 6) pemupukan NPK cair, untuk meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan bibit di persemaian.
f)        Penyakit layu–busuk semai sering terjadi pada kondisi lingkungan yang lembab, seperti pada musim hujan. Penyakit ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu 1) serangan penyakit yang dipicu oleh kondisi lingkungan yang lembab dengan gejala banyaknya bibit yang membusuk. Penanganan secara mekanis dapat dilakukan dengan penjarangan bibit, wiwil daun dan pembukaan naungan untuk mengurangi kelembaban. 2) serangan penyakit yang dipicu oleh hujan malam hari/dini hari pada awal musim hujan dengan gejala berupa daun layu seperti terkena air panas. Penyakit ini umumnya muncul pada saat pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan, saat hujan pertama turun yang terjadi pada malam hari atau dini hari pada awal musim hujan. Seranga penyakit terutama pada bibit yang masih muda dan menyebar dengan cepat.
g)      Hama rayap biasa menyerang tanaman jati muda pada musim hujan yang tidak teratur atau puncak musim kemarau. Prinsip pengendaliannya dengan mencegah kontak rayap dengan batang/perakaran tanaman. Usaha yang dapat dilakukan dengan mengoleskan kapur serangga di pangkal batang, menaburkan abu kayu di pangkal batang pada waktu penanaman, pemberian insektisida granuler (G) pada lubang tanam ketika penanaman khususnya pada lokasi yang endemik/rawan rayap,
mengurangi kerusakan mekanis pada perakaran dalam sistem tumpang sari dan menghilangkan sarang-sarangnya.
h)      Hama penggerek batang/oleng-oleng (Duomitus ceramicus) adalah bentuk larva yang hidup dalam kulit pohon, menggerek kulit batang sampai kambium dan memakan jaringan kayu muda, membuat liang gerek yang panjang, terutama bila pohon jati kurang subur dan menyebabkan terbentuknya kallus (gembol). Fase larva ini biasanya berlangsung antara April – September. Pengendalian oleng-oleng dengan insektisida fumigan sehingga dapat mengenai sasaran dengan cepat. Pemilihan jenis tanaman tumpang sari yang pendeek, di daerah endemik perlu dilakukan agar ruang tumbuh di bawah tajuk tidak terlalu lembab. Pengendalian secara mekanis dapat dilakukan dengan penggunaan perangkap lampu (light trap) pada malam hari.
i)        Hama penggerek pucuk biasanya menyerang tanaman jati muda. Ulat ini berwarna kemerahan dengan kepala berwarna hitam; dibelakang kepala terdapat cincin kuning keemasan Gejala awal biasanya pada bagian pucuk apikal tiba-tiba menjadi layu dan mengering sepanjang 30-50 cm, yang disebabkan karena adanya lubang gerekan kecil (± 2mm) di bawah bagian yang layu/kering.. Pada bagian ujung batang utama yang mati akan keluar tunas-tunas air/cabang-cabang baru. Pengendalian hama ini dapat dilakukan injeksi insektisida sistemik ke batang dan mengurangi/menghilangkan tunas-tunas air yang muncul agar pucuk yang stagnasi dapat aktif tumbuh lagi. Bila tidak segera dihilangkan maka tunas air yang muncul akan menggantikan fungsi batang utama, sehingga batang di bagian atas membengkok.
j)        Hama Kutu Putih (Pseudococcu /mealybug) menyerang dengan menghisap cairan tanaman terutama pada musim kemarau. Seluruh tubuhnya dilindungi oleh lilin/tawas dan dikelilingi dengan karangan benang-benang tawas berwarna putih; pada bagian belakang didapati benang-benang tawas yang lebih panjang. Hama ini sering menyebabkan daun keriting, pucuk apikal tumbuh tidak normal (bengkok dan jarak antar ruas daun pendek). Hama ini biasanya akan menghilang pada musim hujan namun kerusakan yang terjadi dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Hama kutu ini bersimbiosis dengan semut gramang (Plagiolepis longipes) dan semut hitam (Dolichoderus bituberculatus) yang sering memindahkan kutu dari satu tanaman ke tanaman lain. Pengendaliannya dengan penyemprotan insektisida nabati dan pemotongan bagian-bagian yang cacat dan hendaknya dilakukan pada awal musim penghujan.
k)      Hama kupu putih (peloncat flatid putih) umumnya menyerang tanaman jati muda. Dari kenampakannya, hama kupu putih yang menyerang jati ini sangat mirip dengan spesies flatid putih Anormenis chloris. Jenis serangga flatid jarang dilaporkan menyebabkan kerusakan ekonomis pada tanaman budidaya. Namun demikian, apabila populasinya tinggi dalam skala luas pada musim kemarau yang panjang akan memperbesar tekanan terhadap tanaman muda sehingga meningkatkan resiko mati pucuk. Pengendalian hama ini dilakukan dengan aplikasi insektisida sistemik melalui batang (bor/bacok oles) dan penyemprotan bagian bawah daun, ranting dan batang dengan insektisida racun lambung.
l)        Hama kumbang bubuk basah (Xyleborus destruens) atau kumbang ambrosia menyerang pada batang jati di daerah-daerah dengan kelembaban tinggi. Di daerah yang curah hujannya lebih dari 2000 mm per tahun, serangan hama ini dapat ditemukan sepanjang tahun. Gejala yang nampak berupa kulit batang berwarna coklat kehitaman akibat adanya lendir yang bercampur kotoran X. destruens. Serangan hama ini tidak mematikan pohon atau mengganggu pertumbuhan tetapi akibat saluran-saluran kecil melingkar pada batang akan menurunkan kualitas kayu. Pencegahan dilakukan dengan tidak menanam jati di daerah yang curah hujannya lebih dari 2000 mm per tahun. Menebang pohon-pohon yang diserang pada waktu penjarangan. Mengurangi kelembaban mikro tegakan, misalnya dengan mengurangi tumbuhan bawah dan melakukan penjarangan dengan baik.
m)    Penyakit layu bakteri dapat menyerang bibit maupun tanaman muda di lapangan (umur 1-5 tahun) yang dapat menyebabkan kematian. Gejalanya daun (layu, menggulung, mengering dan rontok), batang (layu dan mengering) serta bagian akar rusak. Pada kambium atau permukaan luar kayu gubal nampak garis-garis hitam membujur sepanjang batang. Pengendaliannya dapat dilakukan secara biologis, kimiawi dan cara silvikultur. Cara biologi dan kimiawi baik untuk mengatasi serangan di persemaian, sedangkan untuk serangan pada tanaman di lapangan, maka cara silvikultur lebih efektif dan aman. Cara biologi dilakukan dengan menggunakan bakteri antagonis Pseudomonas fluorescens dan cara kimiawi menggunakan bakterisida, yang disemprotkan ke seluruh permukaan tanaman dan sekitar perakaran. Cara silvikultur dilakukan dengan memperbaiki drainase lahan dan pengaturan jenis tumpang sari pada tanaman pokok jati.
n)    Hama Inger-Inger (Neotermes tectonae) merupakan suatu golongan rayap tingkat rendah. Gejala kerusakan berupa pembengkakan pada batang, umumnya pada ketinggian antara 5-10 m, dengan jumlah pembengkakan dalam satu batang terdapat 1-6 lokasi dan menurunkan kualitas kayu. Waktu mulai hama menyerang sampai terlihat gejala memerlukan waktu 3-4 tahun, bahkan sampai 7 tahun. Serangan hama inger-inger umumnya pada lokasi tegakan yang memiliki kelembaban iklim mikro tinggi, seperti akibat tegakan yang terlalu rapat. Pencegahan dan Pengendalian dengan penjarangan yang sebaiknya dilakukan sebelum hujan pertama atau kira-kira bulan oktober guna mencegah penyebaransulung (kelompok hama inger-inger yang mengadakan perkawinan). Secara biologi hama ini mempunyai musuh alami seperti burung pelatuk, kelelawar, tokek, lipan, kepik buas, cicak, dan katak pohon. Karena itu keberadaan predator-predator tersebut harus dijaga di hutan jati.
Serangan embun tepung

Bubuk kuning pada daun
Pertumbuhan terhambat


 
Benlate T20WP



Senin, 11 Mei 2015

Ciri SOS Keuangan Anda

4 Gejala Kondisi Keuangan Anda Dalam Bahaya

 Wed March 18th, 2015
 1073

4 Gejala Kondisi Keuangan Anda Dalam Bahaya
Apakah Anda yakin kondisi keuangan Anda saat ini dalam posisi aman? Cicilan rumah dan kartu kredit setiap bulannya terbayar, demikian juga kebutuhan hidup setiap hari. Namun apakah hal itu artinya kondisi keuangan aman?
Banyak orang tidak menyadari posisi keuangannya, dan ketika tiba-tiba mereka pada posisi sulit, barulah terbuka matanya bahwa ia sudah terjerat dalam masalah keuangan dan butuh waktu bukan hanya hitungan bulan bahkan seringkali beberapa tahun baru bisa mengatasinya. Mudahnya mendapatkan kartu kredit saat ini menjadi salah satu penyumbang masalah, karena jika tidak digunakan dengan bijaksana, orang itu bisa pusing tujuh keliling membayar berbagai tagihan yang datang. Lalu bagaimana kita bisa mendeteksi apakah kondisi keuangan kita aman atau tidak? Berikut ini adalah 4 hal yang bisa menjadi tanda bahaya bahwa kondisi keuangan Anda dalam kondisi darurat :
1# Anda tidak punya tabungan untuk kondisi kritis
Menyiapkan payung sebelum hujan itu penting, untuk itu memiliki dana simpanan untuk masa-masa darurat ketika sesuatu yang tidak diharapkan terjadi seperti PHK atau sakit akan menjaga kondisi keuangan tetap stabil. Untuk itu, kriteria pertama bahwa kondisi keuangan Anda sehat adalah memiliki tabungan untuk kondisi kritis tersebut. Biasanya disarankan besarannya antara  3 sampai 6 kali gaji Anda.
2# Mengajukan pinjaman tanpa agunan untuk kebutuhan konsumtif
Saat ada kebutuhan mendesak dan tidak punya uang, apa yang akan Anda lakukan? "Mengajukan pinjaman tanpa agunan," itu jawaban kebanyakan orang. Namun hal itu adalah mimpi buruk bagi kondisi keuangan Anda.
Pinjaman tanpa agunan adalah pemangsa tanpa belas kasihan. Jika Anda meminjam dari bank bunganya bisa mencapai 30 - 40%, namun jika meminjam dari lintah darat, bunga yang diberikan terbilang mencekik, bagaimana tidak? Tarif bunga pinjaman bisa mencapai 100-500% .
Untuk itu, pinjaman tanpa agunan bukanlah solusi untuk masalah Anda. Hal ini bisa berbahaya jika tidak ditangani dengan baik, terlebih untuk kebutuhan konsumtif.
3# Anda hanya bisa membayar tagiham minimum kartu kredit tiap bulannya
Pembayaran minimum kartu kredit dan pinjaman tidak dirancang untuk membantu Anda melunasi hutang dengan cepat, sebaliknya agar pinjaman lebih lama sehingga pihak bank bisa mendapatkan bunga dari pinjaman Anda itu.
Untuk itu, sebisa mungkin Anda melunasi kartu kredit Anda setiap bulannya, dan jika tidak bisa minimal melebihi tagihan minimum Anda. Selain itu, sebisa mungkin bayar tagihan tepat waktu, karena jika tidak maka akan ada biaya tambahan.
4. Anda berhenti menabung untuk pensiun atau bahkan tidak memilikinya
Akan tiba saatnya Anda berhenti bekerja baik karena kondisi kesehatan atau usia, dan berharap bisa menikmati hidup dengan tabungan  yang Anda kumpulkan bersama berjalannya waktu, atau biasanya yang disebut tabungan hari tua atau pensiun. Namun Anda tidak akan bisa menimati masa itu jika Anda tidak memiliki atau berhenti menabung sebagian penghasilan Anda.
Salah satu triknya adalah menyisihkan sebagian penghasilan Anda tiap bulannya untuk pensiun nanti. Apa yang Anda simpan akan menanti Anda di masa depan nanti, selain itu ada tambahan bunganya. Jika Anda belum memulai yang satu ini, mulailah sekarang juga.
Coba cek kembali empat gejala di atas, apakah Anda mengalaminya atau tidak? Jika ada salah satu gejala di atas, maka Anda perlu memperbaikinya sebelum memulai berpikir untuk berinvestasi. Jangan tunggu sampai kondisinya parah, karena masa depan Anda dan keluarga yang dipertaruhkan.

Manfaat Investasi

Manfaat Investasi Bukan Sekedar Kaya

 Tue October 7th, 2014
 1227

Manfaat Investasi Bukan Sekedar Kaya
Setelah berusaha sebulan untuk mendapatkan gaji, tentu anda tidak ingin menghabiskan pendapatan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Perencanaan keuangan yang baik dapat memberikan ‘celah’ bagi anda untuk dapat memulai investasi.

Investasi adalah salah satu cara untuk menambah penghasilan dan memungkinkan anda untuk memiliki kelonggaran keuangan. Bagi yang memiliki penghasilan terbatas, bukan alasan untuk tidak membuat rencana investasi. Selain berpotensi meningkatkan kekayaan, investasi juga dapat menjamin kesejahteraan keluarga anda di masa depan. Hal ini dikarenakan:

Melatih Hidup Hemat
Terdapat pepatah yang menyebutkan, “Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian, bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian.” Hal yang sama pun berlaku dalam investasi. Misalnya anda menggunakan asuransi jiwa sebagai investasi, maka anda harus rela membayar premi. Mungkin saat ini akan terkesan membebani, tetapi ini adalah salah satu pengorbanan kita sehingga kita mendapat hidup yang lebih baik di masa depan.
Dengan investasi pula, kita dapat menekan sikap hidup konsumtif dan menghindari penggunaan kartu kredit. Banyak yang menyangka bahwa kartu kredit sama dengan tambahan uang, tetapi sebenarnya itu adalah tagihan yang tertunda atau hutang.

Kestabilan Inflasi dan Perlindungan Kekayaan
Data menunjukkan bahwa inflasi di Indonesia dalam lima tahun terakhir bergerak mencapai 29,52%. Oleh sebab itu apabila anda tidak menempatkan uang anda pada investasi, maka nilai uang yang anda simpan akan tergerus dan semakin menurun setiap tahunnya. Sebagai contoh, pada tahun 2009 anda masih bisa membeli gorengan dengan harga Rp 500, tetapi di 2014 anda membeli gorengan seharga Rp 1000. Hal ini menunjukkan jumlah uang tetap, tetapi daya beli melemah.

Meningkatkan Nilai Aset
Dengan acuan data yang sama, saat anda melakukan investasi maka uang anda akan berkembang hingga 33,82 %; apabila anda memilih investasi dengan deposito. Bila anda menggunakan investasi emas maka nilainya akan bergerak naik hingga 45,88%. Sedangkan bila anda memilih investasi obligasi akan bergerak naik hingga 79,62%. Kenaikan paling tinggi terjadi pada investasi dengan saham, yakni mencapai 180,94%.

Jaminan Keuangan Masa Depan
Dibandingkan dengan menabung, anda akan lebih cepat menjangkau nilai uang dengan investasi. Sehingga anda dapat lebih cepat mencapai target keuangan yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan atau barang idaman seperti rumah, mobil dan lain sebagainya.

Perencanaan Keuangan Dini
Investasi dapat menjadi peluang untuk pensiun dini dengan nyaman. Anda tidak perlu lagi khawatir dengan kesejahteraan keluarga. Terutama bila anda menanamkan investasi dengan saham yang nilainya akan naik mencapai 180,95% atau 180,95 kali nilai investasi anda. Karakter investasi saham cenderung memberikan hasil maksimal, apabila dilakukan dalam jangka waktu panjang. Tetapi penting diingat bahwa mendekati masa pensiun, sebaiknya porsi investasi saham harus semakin menurun. Dan digantikan dengan investasi obligasi, deposito, emas dan properti.

Inflasi

Inflasi merupakan salah satu penyakit ekonomi di setiap negara. Semua negara baik negara maju maupun berkembang pasti mengalami apa yang disebut inflasi, hanya besarannya saja yang berbeda. Nah pada kesempatan kali ini Zona Siswa akan membahas secara lengkap mengenai pengertian, jenis-jenis, teori, penyebab, dampak, serta cara mengatasi inflasi. Semoga bermanfaat. Check thsi out!!!

A. Pengertian Inflasi

Kenaikan harga barang dapat bersifat sementara atau berlangsung terus-menerus. Ketika kenaikan tersebut berlangsung dalam waktu yang lama dan terjadi hampir pada seluruh barang dan jasa maka gejala ini disebut inflasi. Jadi, kenaikan harga pada satu atau dua jenis barang tidak dapat dikategorikan sebagai inflasi.

Dengan demikian, inflasi (inflation) adalah kenaikan harga barang-barang yang bersifat umum dan terus-menerus. Lawan dari inflasi adalah deflasi (deflation), yaitu kondisi di mana tingkat harga mengalami penurunan terus-menerus.

B. Jenis-jenis Inflasi

Jenis-jenis inflasi bisa kita bedakan berdasarkan tingkat keparahannya, penyebabnya dan berdasarkan asal terjadinya.
  1. Inflasi Berdasarkan Tingkat Keparahannya
    • Inflasi rendah. Inflasi dikatakan rendah jika kenaikan harga berjalan sangat lambat dengan persentase kecil, yaitu di bawah 10% setahun.
    • Inflasi sedang. Suatu negara dikatakan mengalami inflasi sedang, jika persentase laju inflasinya sebesar 10% – 30% setahun.
    • Inflasi tinggi. Inflasi dikatakan tinggi jika laju inflasinya berkisar 30% – 100% setahun.
    • Hiperinflasi. Hiperinflasi dapat terjadi jika laju inflasinya di atas 100% setahun. Apabila suatu negara mengalami hiperinflasi, maka masyarakat tidak lagi memiliki kepercayaan terhadap uang, mereka lebih memilih menukarkannya dengan barang tertentu.

  2. Inflasi Berdasarkan Penyebabnya
    Inflasi dapat pula dibedakan berdasarkan penyebabnya, yaitu:
    • Demand-pull inflation
    • Cost-push inflation

  3. Inflasi Berdasarkan Asalnya
    Berdasarkan asalnya inflasi dibedakan menjadi berikut ini.
    • Inflasi karena defisit APBN. Inflasi jenis ini terjadi sebagai akibat adanya pertumbuhan jumlah uang yang beredar melebihi permintaan akan uang.
    • Imported inflation. Imported inflation yaitu inflasi yang terjadi di suatu negara, misalnya beberapa barang di luar negeri yang menjadi faktor produksi di suatu negara, harganya meningkat, maka kenaikan harga tersebut mengakibatkan meningkatnya harga barang di negara tersebut.

Inflasi : Pengertian, Jenis, Teori, Penyebab, Dampak, Cara Mengatasi | www.zonasiswa.com


C. Teori-teori Inflasi

Gejala-gejala inflasi dapat dijelaskan dengan teori-teori inflasi.

  1. Teori Kunatitas (Irving Fisher)
    Menurut teori kuantitas, apabila penawaran uang bertambah maka tingkat harga umum juga akan naik. Hubungan langsung antara harga dan kuantitas uang seperti yang digambarkan oleh teori kuantitas uang sederhana dapat digunakan untuk menerangkan situasi inflasi.

  2. Teori Keynes
    Menurut Keynes, inflasi terjadi karena ada sebagian masyarakat yang ingin hidup di luar batas kemampuan ekonominya. Proses inflasi merupakan proses perebutan bagian rezeki di antara kelompok-kelompok sosial yang menginginkan bagian lebih besar dari yang bisa disediakan oleh masyarakat tersebut.

  3. Teori Strukturalis
    Teori ini memberikan perhatian besar terhadap struktur perekonomian di negara berkembang. Inflasi di negara berkembang terutama disebabkan oleh faktor-faktor struktur ekonominya. Menurut teori ini, kondisi struktur ekonomi negara berkembang yang dapat menimbulkan inflasi adalah:
    • Ketidakelastisan Penerimaan Ekspor
    • Ketidakelastisan Penawaran atau Produksi Makanan di Dalam Negeri

D. Penyebab Inflasi

Penyebab terjadinya inflasi secara umum bisa dibedakan menjadi dua, yaitu:
  1. Demand-pull inflation
    Bertambahnya permintaan terhadap barang dan jasa menyebabkan bertambahnya permintaan faktor-faktor produksi. Meningkatnya permintaan terhadap produksi menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi terjadi karena kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment. Inflasi yang ditimbulkan oleh permintaan total yang berlebihan sehingga terjadi perubahan pada tingkat harga dikenal dengan istilah demand pull inflation.

  2. Cost-push inflation
    Inflasi ini terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga produk-produk (output) yang dihasilkan ikut naik.

E. Dampak Inflasi
Inflasi mempunyai dampak terhadap individu maupun bagi kegiatan perekonomian secara luas. Dampak yang ditimbulkan dapat bersifat negatif atau pun positif, tergantung pada tingkat keparahannya.
  1. Dampak Positif
    Pengaruh positif inflasi terjadi apabila tingkat inflasi masih berada pada persentase tingkat bunga kredit yang berlaku. Misalnya, pada saat itu tingkat bunga kredit adalah 15% per tahun dan tingkat inflasi 5%. Bagi negara maju, inflasi seperti ini akan mendorong kegiatan ekonomi dan pembangunan. Mengapa demikian? Hal ini terjadi, karena para pengusaha/ wirausahawan di negara maju dapat memanfaatkan kenaikan harga untuk berinvestasi, memproduksi, serta menjual barang dan jasa.

  2. Dampak Negatif
    Inflasi yang terlalu tinggi membawa dampak yang tidak sedikit terhadap perekonomian, terutama tingkat kemakmuran masyarakat. Dampak inflasi tersebut, antara lain:
    • Dampak Inflasi terhadap Pemerataan Pendapatan
    • Dampak Inflasi terhadap Output (Hasil Produksi)
    • Mendorong Penanaman Modal Spekulatif
    • Menyebabkan Tingkat Bunga Meningkat dan Akan Mengurangi Investasi
    • Menimbulkan Ketidakpastian Keadaan Ekonomi di Masa Depan
    • Menimbulkan Masalah Neraca Pembayaran

F. Cara Mengatasi Inflasi

Berikut ini, Anda akan mengenal beberapa kebijakan pemerintah dalam mengendalikan inflasi.
  1. Kebijakan Moneter
    Menurut teori moneter klasik, inflasi terjadi karena penambahan jumlah uang beredar. Dengan demikian, secara teoretis relatif mudah untuk mengatasi inflasi, yaitu dengan mengendalikan jumlah uang beredar itu sendiri. Kebijakan moneter adalah tindakan yang dilakukan oleh Bank Indonesia untuk mengurangi atau menambah jumlah uang beredar. Ketika jumlah uang beredar terlalu berlebihan sehingga inflasi meningkat tajam, Bank Indonesia akan segera menerapkan berbagai kebijakan moneter untuk mengurangi peredaran uang.

  2. Kebijakan Fiskal
    Bagaimana kebijakan fiskal dapat mengendalikan inflasi? Seperti Anda ketahui, kebijakan fiskal adalah kebijakan yang berkaitan dengan penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Kebijakan fiskal dilakukan pemerintah untuk mengurangi inflasi adalah mengurangi pengeluaran pemerintah, menaikkan tarif pajak dan mengadakan pinjaman pemerintah.

  3. Kebijakan Non-Moneter dan Non- Fiskal
    Selain kebijakan moneter dan kebijakan fiskal, pemerintah melakukan kebijakan nonmoneter/ nonfiskal dengan tiga cara, yaitu menaikkan hasil produksi, menstabilkan upah (gaji), dan pengamanan harga, serta distribusi barang.

Kisah Sahabat Lama

Kisah Sahabat Lama

 Wed December 31st, 2014
 893

Kisah Sahabat Lama
Dalam sebuah kesempatan sahabat lama bertemu setelah lama berpisah. Yang satu merantau ke kota dan melanjutkan pendidikan hingga professor. Sedangkan yang lain memilih tetap tinggal di kampong dan bekerja sebagai nelayan. Lalu nelayan mengajak professor memancing dengan perahu kecil di tengah laut. Inilah perbincangan mereka :
Professor :  “ Apa kau bisa berbahasa Inggris?”
Nelayan : “ Aku hanya lulusan SMP, jadi aku tak bisa berbahasa Inggris”.
Professor : “ Wah, kau sangat rugi tidak bisa berbahasa Inggris. Karena jika bisa bahasa Inggris, kau bisa berkeliling dunia, merantau bahkan menjadi kaya. Kau sudah kehilangan 50% dari hidupmu. Lalu bagaimana dengan ilmu matematikamu?”
Nelayan : “ Apalagi ilmu matematika, aku hanya lulusan SMP”
Mengetahui bahwa temannya hanya lulusan SMP dan tidak bisa matematika dan bahasa inggris, professor menjadi besar kepala. Namun tiba-tiba cuaca menjadi mendung dan ombak menjadi besar. Professor menjadi sangat takut dan nelayan mencoba untuk menenangkan temannya. “ Tenanglah, ini biasa pada musim sekarang ini. Jika perahu ini dihempas angin, kita bisa berenang”.
Mendengar ucapan nelayan, professor menjadi tambah takut karena ia tidak bisa berenang. “ Aku tidak bisa berenang, makanya aku sangat takut kalau tenggelam”. Mendengar jawaban professor, nelayan hanya tersenyum kecil dan berkata : “ Menurutmu aku akan kehilangan 50 % dari hidupku karena tidak bisa berbahasa Inggris. Namun sekarang, kau akan kehilangan 100 % hidupmu, karena kau tidak bisa berenang”.
Kisah inspiratif ini mengajarkan bahwa pentingnya kerendahan hati. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Janganlah saling mencela dan merendahkan satu sama lain. Dalam setiap kekurangan, biarlah bisa saling mengisi. Ketika anda menggapai sesuatu, seorang yang rendah hati akan berkata“ Hari ini saya ada karena pertolongan Tuhan, bukan kekuatan saya”. Seorang yang rendah hati akan bisa  menerima kritikan dari orang lain dan belajar menjadi lebih baik.
Jarang memang menemui orang yang rendah hati sekarang ini. Namun, mulailah dari diri sendiri untuk melakukan yang terbaik. Dengan demikian anda bisa menjadi teladan bagi orang lain. Orang yang rendah hati juga bersedia melayani orang lain. Ini sangat sulit memang. Namun, kasih hanya bisa diungkapkan dalam sebuah kasih. Kasih akan membuat orang di sekeliling anda menjadi sangat berharga.

Cara Menabung Orang Kaya

Hampir setiap orang senang memiliki banyak harta. Menjadi kaya memang telah lama menjadi tujuan karir atau bisnis banyak orang di dunia.

Sayangnya, meski telah ada orang kaya yang bisa menjadi contoh, namun jarang sekali orang kebanyakan meniru cara orang kaya tersebut menambah tabungannya.

Tak hanya menambah tabungan, orang kaya ternyata selalu bekerja keras demi meningkatkan pendapatannya.

Jadi, jika ingin kaya raya, pastikan Anda mengikuti jejak-jejak mereka yang telah lebih dulu sukses secara finansial. Berikut lima cara orang kaya menabung uangnya seperti dihimpun Lifehack.org, Selasa (12/5/2015):

1. Hati-hati dengan pengeluaran kecil
Banyak orang yang selalu berhati-hati dalam berinvestasi atau melakukan pembelian dalam jumlah besar. Sayangnya, banyak orang yang justru ceroboh untuk pengeluaran kecil. Orang kaya biasanya selalu mempertimbangkan banyak hal sebelum mnemutuskan untuk mengeluarkan dana.

2. Jangan beli barang tak penting buat pamer

Meskipun Anda senang dipuji oleh teman dan kerabat dekat, tetap saja ada batasan yang tak boleh dilampaui. Seringkali, banyak orang membeli barang hanya untuk mendapatkan pujian semata.

Meski banyak uang, orang kaya jarang membeli barang yang tak dibutuhkannya hanya untuk membuat kagum orang-orang di sekitar. Mereka tak pernah membeli barang yang tak disukainya hanya untuk pamer.

3. Bekerja keras
Tidak seperti persepsi kebanyakan orang bahwa orang-orang kaya hanya bersenang-senang saja. Faktanya, orang kaya bekerja lebih keras dibandingkan orang biasa.

Jadi cobalah tingkatkan pendapatan Anda dengan bekerja lebih keras lagi. Dengan begitu, Anda akan mendatangkan lebih banyak peluang karir dan bisnis yang berguna meningkatkan pendapatan pribadi.

4. Sisihkan pendapatan dalam jumlah besar

Lagi-lagi, orang kaya dianggap sering menghabiskan uang secara berlebihan saat berbelanja. Realitasnya, mereka sangat berhati-hati dalam mengeluarkan uang dan menyisihkan sebagian besar pendapatannya untuk investasi atau menabung.

Artinya, Anda lebih baik mengikuti jejak orang kaya dengan menabung dalam jumlah lebih besar. Setidaknya sepertiga dari pendapatan setiap bulan.

5. Beli barang yang dibutuhkan
Orang kaya tak pernah mau mengeluarkan uang untuk berbagai hal yang bukan kebutuhannya. Kalangan miliarder bahkan selalu hati-hati dengan berbagai biaya yang harus dikeluarkan.

Jangan menyimpan apa yang tersisa dari pengeluaran. Tapi lakukanlah pengeluaran berdasarkan sisa dari pendapatan yang telah menabung.

Selasa, 05 Mei 2015

mengurus surat keterangan waris di dki

Kantor Walikota Jakarta Timur (Pemerintah Provinsi DKI Jakarta)
Kelurahan Kramatjati
Yth. Sdr. Anonim
Terkait dengan laporan Saudara, dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut: Sdr dipersilahkan untuk datang langsung ke Kantor Kelurahan Kramat Jati untuk mengurus Surat Keterangan Ahli Waris tersebut, dengan Prosedur Pelayanan Pertanahan ( Surat Keterangan Ahli Waris) sebagai berikut :
-Melengkapi berkas berupa : Pengantar RT/RW, Foto copy KK & KTP semua ahli waris, foto copy surat kematian, Surat lapor kehilangan dari Kepolisian apabila surat kematian hilang.
-Membuat Surat Keterangan Waris yang ditanda tangani oleh Para Ahli Waris dengan bermaterai 6000 dan diketahui serta di tanda tangani oleh para saksi yaitu Ketua RT / RW setempat
-Dalam pengurusan Pelayanan Pertanahan ( Surat Keterangan Ahli Waris)tidak dipungut biaya
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, terima kasih
08 May 2013 15:29:23