Rabu, 14 Januari 2015

6 Alasan yang Bikin Anda Susah Sukses



6 Alasan yang Bikin Anda Susah Sukses
Liputan 6Liputan 6 – Rab, 29 Okt 2014
Kesuksesan tak hanya persoalan uang semata dan bisa berbeda bagi setiap orangnya. Meski begitu, tetap saja banyak orang tak berhasil mencapai kesuksesan dan terus bergelut dengan kegagalan sepanjang karir atau bisnisnya.
Mengutip laman Lifehack.org, Rabu (28/10/2014), sukses mungkin bersifat relatif, tapi kegagalan akan selalu memiliki arti yang sama bagi siapa saja. Kegagalan adalah ketidakmampuan seseorang mencapai target hidupnya termasuk berkarir dan berbisnis.
Berbagai kesalahan pribadi tanpa disadari dapat membuat Anda terus terjerumus dan gagal. Hindari berbagai kesalahan tersebut dengan mengetahui penyebab kegagalan Anda.
Berikut enam alasan yang membuat Anda sulit mencapai kesuksesan:
Tak hargai waktu
1. Tidak menghargai waktu
Salah satu miliarder terkaya di dunia Richard Branson mengatakan, para pengusaha sukses mengetahui bahwa waktu lebih berharga daripada uang. Artinya, orang-orang yang sering gagal dalam berkarir atau berbisnis tidak pandai mengharigai waktu.
Banyak orang yang selalu tampak sibuk tapi tak menghasilkan apa-apa karena jarang menggunakan waktu secara efisien. Ingat, kemampuan mengelola waktu merupakan salah satu kunci kesuksesan.
Tak punya misi
2. Tidak punya misi untuk sukses
Banyak orang bermimpi untuk sukses tanpa melakukan berbagai upaya yang bisa membuatnya sukses. Salah satu pengusaha sukses Roy Disney mengatakan, tak akan sulit mengambil keputusan jika Anda mengenal diri sendiri.
Ingin sukses saja tidak cukup jika Anda kurang disiplin dalam menjalani karir dan bisnis pribadi. Mereka yang gagal seringkali fokus agar terlihat produktif tapi lupa akan golnya sendiri.
Kurang Pede
3. Kurang percaya diri
Kegagalan bisa datang karena Anda merasa tidak akan sukses. Banyak orang yang meragukan kemampuannya sendiri dan merasa tidak sanggup lagi menjalani bisnis.
Orang yang gagal seringkali membatasi dirinya sendiri dan selalu mencari pembenaran atas kesalahannya. Berhenti berpikir Anda tidak bisa dan kumpulkan seluruh bakat serta kemampuan agar bisa cepat sukses.
Jago beralasan
4. Pandai mencari alasan
Orang terkaya dunia Bill Gates mengatakan, jika Anda tak bisa jadi orang baik, setidaknya buatlah dirimu tampak baik. Sebaliknya, bukannya mengakui kesalahan dan menerima kekurangan pribadi, banyak orang yang selalu mencari-cari alasan untuk menutupinya.
Tak mampu bersikap realistis membuat banyak orang terjerembab ke jurang kegagalan.
Tunda pekerjaan
5. Sering menunda pekerjaan
Lakukan seluruh pekerjaan seperti usia Anda akan habis besok. Itu lantaran kebiasaan menunda pekerjaan dapat membuat Anda mudah gagal.
Orang seperti ini biasanya tak bisa menghargai waktu. Berhenti menunda pekerjaan dan lihat bagaimana kesuksesan dapat dengan mudah Anda gapai.
Tak kerja keras
6. Tak bekerja keras
Lakukan sesuatu agar masa depan jadi lebih cerah. Sayangnya, banyak orang gagal karena hanya punya gagasan tapi tak berani bekerja keras mewujudkannya.
Menjadi pemimpi memang baik untuk mendorong motivasi pribadi. Tapi tanpa bekerja keras, Anda hanya akan menemukan kegagalan. (Sis/Ndw)

5 Langkah Menulis Business Plan yang Baik



5 Langkah Menulis Business Plan yang Baik

Ingin Berbisnis? Buat Dulu Business Plan yang Baik!
Jika menjalankan sebuah bisnis sama seperti menerobos hutan belantara, maka business plan atau rencana bisnis adalah sebuah peta yang harus Anda miliki. Bukan hanya itu, selain sebagai penunjuk jalan, business plan akan membantu Anda mendapatkan pendanaan. Sebab, yang nantinya akan Anda presentasikan adalah business plan Anda. Kabar baiknya, mengembangkan business plan yang baik tidaklah sesulit kedengarannya. Berikut adalah 5 langkah yang perlu Anda lakukan:

Langkah 1: Mengenal Bisnis Anda
Dalam menyiapkan rencana bisnis, Anda harus tahu luar dalam dari industri yang Anda masuki. Artinya adalah banyak-banyak melakukan penelitian. Penelitian datang dalam dua bentuk: Membaca segala sesuatu tentang industri Anda, dan berbicara dengan mereka-mereka yang sudah lebih dulu berjuang di dalamnya.

Langkah 2: Tentukan Visi Anda
Sebuah rencana bisnis berfungsi untuk mengkristalkan visi bisnis Anda dan membimbing Anda dalam memenuhi visi tersebut. Jika pembiayaan bisnis Anda berasal dari investor, maka Anda harus merancang visi yang mampu menarik investor. Akan tetapi ketika pembiayaan datangnya dari kantong Anda sendiri, Anda bebas memasukkan idealisme Anda ke dalam visi Anda.
Langkah 3: Tentukan Audiens Anda
Jika audiens dari business plan Anda adalah investor, atau Anda berencana merekrut investor bermodalkan business plan, maka Anda perlu membangun sebuah business plan yang sesuai dengan mereka. Anda mungkin juga harus menyesuaikan bahasa yang Anda gunakan di dalam rencana bisnis Anda sesuai dengan audiens: investor yang kurang modern mungkin akan terintimidasi oleh jargon-jargon industri, sedangkan profesional justru akan mengharapkan itu.

Langkah 4: Membuat Rencana Bisnis Anda
Pertama, kembangkan garis besar rencana bisnis Anda. Kemudian susun sebuah rencana bisnis berdasarkan urutan berikut:
1. Pernyataan Misi, deskripsi satu sampai tiga paragraf singkat berisi tujuan bisnis Anda, atau prinsip-prinsip yang dianut bisnis Anda. Pada bagian ini, Anda harus menyatakan unique selling point (USP) bisnis Anda, yang membedakan antara perusahaan Anda dari perusahaan lain dalam industri yang sama.
2. Ringkasan Eksekutif, ringkasan satu sampai dua halaman dari bisnis Anda. Para investor akan membaca halaman ini untuk memutuskan apakah mereka ingin melihat sisa dari paket rencana bisnis Anda.
3. Penawaran Produk atau Jasa, Bagian yang menjelaskan seputar produk atau jasa yang Anda tawarkan secara detail, serta harga yang akan Anda terapkan.
4. Target Pasar. Halaman berisi siapa-siapa target pasar primer dan sekunder Anda, bersama dengan penelitian yang menunjukkan bagaimana target pasar Anda akan membeli apa yang Anda tawarkan.
5. Marketing Plan. Mempresentasikan rencana pemasaran yang menunjukkan secara rinci bagaimana Anda akan mencapai target pasar Anda, mencakup iklan dan strategi promosi lainnya.
6. Analisis Industri dan Kompetisi. Berisi analisis yang lengkap dan menyeluruh terhadap industri dan kompetisi yang mencakup semua stakeholder dalam bisnis Anda.
7. Laporan Keuangan. Gunakan proyeksi yang realistis. Didasarkan pada penelitian industri menyeluruh dikombinasikan dengan strategi bagaimana Anda akan bersaing. Setiap angka pada spreadsheet Anda harus berarti sesuatu. Laporan laba rugi harus seimbang dengan laporan arus kas Anda, yang seimbang dengan neraca Anda. Neraca Anda harus seimbang pada akhir setiap periode. Cantumkan seberapa cepat Anda akan mencapai arus kas positif. Anda harus memiliki jadwal untuk mendukung proyeksi Anda.
8. Resume of Company Principal. Sertakan biografi dan latar belakang profesional dari semua karyawan yang signifikan dalam bisnis Anda. Anda harus menekankan bagaimana mereka siap untuk mengambil tantangan menjalankan startup Anda.
9. Penawaran Anda. Berisi paket-paket investasi yang sedang Anda tawarkan, dan untuk tujuan apa Anda akan menggunakan dana tersebut.

Langkah 5: Sekarang mereka secara profesional
Setelah Anda telah mengumpulkan semua informasi penting ini bersama-sama, pastikan untuk mempresentasikan rencana Anda secara profesional. Harus diketik, marjin selaras dan rapi. Gunakan gambar grafis dan warna yang menarik. Jangan menulis tangan semua koreksi. Kualitas makalah rencana bisnis Anda harus mendekati buku atau majalah.
Sudahkah Anda menulis business plan yang baik? Mari berdiskusi di kolom komentar! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur. [Photo Credit: Juhan]

4 Cara Mudah Pola Hidup yang Datangkan Kekayaan



4 Cara Mudah Pola Hidup yang Datangkan Kekayaan
 Fri August 29th, 2014
 2466

http://www.jawaban.com/assets/uploads/lori_mora/images/main/130910152748.jpg
Kesalahan terbesar dalam diri manusia adalah pola / gaya hidup yang mewah dan berlebihan, saat pendapatan masih biasa saja. Biasanya, keinginan yang membuat manusia hidup boros. Pola seperti ini tentu membuat seseorang susah kaya, bahkan seringkali terjebak dalam lilitan hutang. Ada empat cara yang bisa dipakai dan membuat Anda kaya, yaitu :
Bawa Bekal ke Kantor
Membawa bekal ke kantor punya banyak manfaat. Anda bisa lebih hemat, itu satu hal yang pasti dan juga lebih sehat. Jika tidak percaya, cobalah eksperimen berikut ini. Hitunglah berapa pengeluaran Anda untuk makan siang setiap hari, lalu kalikan dengan jumlah hari kerja Anda. Misalnya saja, makan siang setiap hari Rp 20 ribu, dikali 22 hari kerja Anda. Jadi, jumlah per bulan untuk makan siang total Rp 440 ribu, belum termasuk snack. Rp 440 ribu tersebut coba Anda berikan pada istri atau ibu Anda yang masak. Bisa jadi, uang tersebut untuk makan sebulan keluarga, tiga kali sehari.
Jangan Beli Kendaraan Pribadi
Jika belum benar-benar memerlukannya, jangan beli dulu mobil pribadi. Tapi harus dilihat juga. Misalnya, Anda membeli sepeda motor karena memang lebih irit dan lebih cepat sampai ke kantor, maka membeli sepeda motor tidaklah boros tapi malah membuat Anda lebih hemat. Tapi jika beli mobil hanya untuk bergaya, ada baiknya ditahan dulu. Karena Anda harus mengeluarkan uang tambahan seperti asuransi mobil, biaya perawatan, mengganti suku cadang, BBM, dan keperluan lainnya.
Belilah Barang yang Berkualitas dengan Harga Terjangkau
Carilah dulu kualitasnya baru harganya. Banyak barang yang harganya mungkin murah tapi cepat rusak. Belilah barang yang bisa dipakai sampai lama sekali, bahkan mungkin sekali dalam seumur hidup Anda. Namun, tentu harganya bisa dijangkau. Bukannya barang yang mahal hanya karena merk saja, tapi tidak menjamin kualitasnya.
Menabung Dana Pensiun
Ini salah satu cara yang buat Anda bisa kaya, tapi Anda harus cerdik dalam menentukan kemana dana pensiun Anda akan ditabung. Pastikan Anda menyimpan minimal 10% dari penghasilan Anda. Selain menabung dana pensiun, dalam jangka menengahnya, Anda bisa tabung juga untuk mendirikan bisnis sendiri atau berinvestasi di bidang property serta untuk pendidikan anak.
Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, karena itu kita harus mengantisipasi segala kemungkinan. Daripada menghabiskan uang hanya untuk masa sekarang, alangkah baiknya jika kita lebih memikirkan tentang masa depan. Masa depan yang gemilang, tentu mendatangkan sukacita.

3 Fase yang Dilalui Dalam Pernikahan



3 Fase yang Dilalui Dalam Pernikahan
 Sat August 30th, 2014
 1968

http://www.jawaban.com/assets/uploads/vjay/images/main/131022135105.jpg
Di dalam suatu pernikahan setiap pasangan pasti menjalani beberapa fase kehidupan. Dari satu fase setiap pasangan akan beralih ke fase berikutnya dan hal ini terjadi pada tiap pasangan. Fase apa sajakah itu? Berikut ini fase dalam pernikahan yang dilansir oleh Your Tango, yaitu :
Fase Bulan Madu
Fase ini berisi tentang berbagai hal-hal romantis, semangat untuk selalu berdua dan tertarik pada pasangan di saat pertama kali menikah, membuat semuanya indah. Tingginya perasaan tersebut, membuat logika terabaikan. Semua perasaan positif ada pada fase ini. Merasa pasangan romantis, didengarkan, dihargai, dan bahagia sekali. Pasangan juga lebih bertoleransi dengan perilaku pasangan mereka. Ketika konflik terjadi, satu sama lain lebih mudah untuk mengalah agar hal yang bahagia tersebut tidak hilang.
Fase Penyesuaian
Sesudah fase bulan madu berakhir, lahirlah fase penyesuain. Romansa akan memudar dan masing-masing mulai melihat pada hal logika. Fase ini membuat apa yang dirasakan pasangan menurun. Dalam fase ini, tak jarang seseorang mulai berubah pandangan terhadap pasangan mereka. Fase ini adalah fase yang paling menantang karena tak jarang muncul konflik dalam pernikahan. Bisa jadi dari segi keuangan, keintiman, anak, dan lain sebagainya.
Tak jarang ada yang memendam perasaannya karena takut merusak pernikahan. Namun, ini bisa berakibat fatal untuk masa yang akan datang. Di dalam fase inilah pentingnya sebuah komunikasi dan keterbukaan satu sama lain. Jika bisa mengatasi fase ini, setiap pasangan biasanya malah lebih intim lagi dan saling menyayangi dengan penuh ketulusan.
Fase Rumah Kosong
Fase ini terjadi pada pasangan yang usia pernikahannya di atas 20 tahun dimana mereka sudah tidak memegang tanggung jawab lagi dalam membesarkan anak. Anak-anak mereka meninggalkan rumah untuk mencari masa depannya sendiri dan pasangan kembali memikirkan kehidupan hanya berdua dan bagaimana menghabiskan masa tua mereka bersama.
Mereka mulai akan melihat penerus generasi mereka, menikmati hidup bersama pasangan yang sudah sama-sama menjalani suka duka. Ada pula yang mulai lagi mengikuti hobi mereka, menyalurkan potensi yang mereka punya.
Setiap fase berbeda-beda lama waktu terjadinya. Ada yang mengalami fase bulan madu lama tapi ada pula yang sebentar. Hal-hal yang perlu dipahami di dalam sebuah pernikahan adalah bahwa suami adalah kepala rumah tangga, istri adalah penolong, dan keduanya harus saling bersatu dalam bentuk keterbukaan dan berkomunikasi jika ada persoalan. Jangan lupakan juga untuk saling menghargai, bersedia menjadi teman bagi pasangan, menerima satu sama lain, maka apapun yang terjadi, ikatan pernikahan itu akan terus langgeng.

Selasa, 23 Desember 2014

SKBG Sarusun


Sertifikat Kepemilikan Bangunan Gedung Satuan Rumah Susun (SKBG Sarusun)


Blocks of flats, Bucharest, Romania
Menurut Undang-undang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Rumah Susun (“UU Rumah Susun”), definisi dari Sertifikat Kepemilikan Bangunan Gedung Satuan Rumah Susun “SKBG Sarusun” adalah tanda bukti kepemilikan atas Sarusun di atas barang milik negara/daerah berupa tanah atau tanah wakaf dengan cara sewa.
SKBG Sarusun itu sendiri merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan, yang terdiri atas:
  1. Salinan buku bangunan gedung;
  2. Salinan surat perjanjian sewa atas tanah;
  3. Gambar denah lantai pada tingkat rumah susun yang bersangkutan yang menunjukan sarusun yang dimiliki; dan
  4. Pertelaan mengenai besarnya bagian hak atas bagian bersama dan denda bersama yang bersangkutan.
  5. Pembangunan rumah susun dinyatakan selesai sebagaimana dimaksud pada ayat (1) apabila SKBG Sarusun telah diterbitkan
Menurut Pasal 44 UU Rumah Susun, pembangunan rumah susun dinyatakan selesai apabila Sertifikat Hak Milik atas Satuan rumah susun (“SHM Sarusun”) atau SKBG Sarusun telah diterbitkan. Untuk SHM Sarusun, penandatanganan Akta Jual Beli(“AJB”) dilakukan dihadapan Pejabat Pembuat Akta Tanah (“PPAT”), sedangkan untuk SKBG Sarusun dilakukan di hadapan Notaris sebagai bukti peralihan hak. SKBG Sarusun tersebut diterbitkan oleh instansi teknis kabupaten/kota yang bertugas dan bertanggung jawab di bidang bangunan gedung.  Untuk penerbitan SHM Sarusun dan SKBG Sarusun itu sendiri baru dapat dilakukan setelah tanah dimana di atasnya didirikan bangunan rumah susun (tanah bersama) telah diberikan dan diterbitkan hak atas tanah yang sesuai dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria, yaitu: 
1. Apabila dimiliki orang perorangan, WNI dapat diberikan Hak Milik (“HM”), Hak Guna Bangunan (“HGB”), Hak Guna Usaha (“HGU”) atau Hak Pakai(“HP”);
2. Apabila dimiliki oleh badan hukum komersial, atau badan hukum sosial dapat diberikan Hak Guna Bangunan, Hak Guna Usaha atau Hak Pakai;
3. Apabila dimiliki oleh badan-badan hukum yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 1963 tentang penunjukan badan-badan hukum yang dapat mempunyai Hak Milik atas tanah yaitu :
  1. Bank-bank yang didirikan oleh negara,
  2. Perkumpulan-perkumpulan Koperasi yang didirikan berdasarkan UU Nomor 79 tahun 1958 (Sekarang diatur dalam UU No.17 tahun 2012 tentang Koperasi),
4. Badan-badan keagamaan, yang ditunjuk oleh Menteri Pertanian/Agraria (sekarang Kepala Badan Pertanahan Nasional), setelah mendengar Menteri Agama,
5. Badan-badan sosial yang ditunjuk oleh oleh Menteri Pertanian/Agraria (sekarang Kepala Badan Pertanahan Nasional), setelah mendengar Menteri Kesejahteraan Sosial (Menteri Sosial),
dapat diberikan Hak Milik.
6. Apabila dimiliki atau dikuasai oleh negara/pemerintah, dapat diberikan Hak Pakai atau Hak Pengelolaan.
7. Apabila dimiliki oleh BUMN atau BUMD, dapat diberikan HGB, HP atau Hak Pengelolaan.

Pembatasan Penerbitan SKBG Sarusun
  1. SKBG Sarusun hanya diberikan kepada pemilik rumah susun khusus atau rumah susun umum yang berdiri diatas tanah sewa atau diatas tanah Milik Negara atau tanah wakaf.
  2. SKBG Sarusun tidak diberikan kepada pemilik bangunan rumah susun yang telah memiliki SHM Sarusun .
  3. SKBG Sarusun tidak diberikan kepada pemilik rumah susun yang berdiri diatas tanah dengan status HM, HGB, HP, karena dengan status hak atas tanah tersebut, maka yang diterbitkan adalah bukti pemilikan satuan Rumah Susun berikut tanah bersamanya yang terkandung dalam Nilai Pokok Proporsional (“NPP”) yaitu SHM Sarusun.
Pembebanan Jaminan
Menurut Pasal 48 ayat 4 UU No.20/2011, SKBG Sarusun dapat dijadikan jaminan utang dengan dibebani jaminan fidusia. SKBG sarusun yang dijadikan jaminan utang secara fidusia harus didaftarkan ke kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum (Pasal 48 ayat 5 UU No.20/2011).